Memperkuat UMKM Agar Lenting Bencana di Kabupaten Kupang

Seri Workshop UMKM Tangguh, Foto : Mariano Lejap

Seroja April 2021 merupakan pengalaman pertama mendapat musibah yang dialami oleh Elyana anggraeni seorang pelaku usaha UMKM Mebel Barokah. Perempuan 31 tahun ini menjalankan usahanya di Oesao, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur(NTT).

Elyana begitu sapaannya bercerita selama 13 tahun tinggal di Oesao, baru saat seroja tempat usahanya mendapat musibah banjir sebesar itu. Hal ini juga tidak diperkirakan sebelumnya.

“Selama saya tinggal disini 13 tahun tidak pernah ada banjir sebesar itu. Saat seroja kemarin di luar dugaan karena sebelumnya tidak pernah ada kejadian bencana seperti itu. Jadi tidak ada antisipasi sama sekali sehingga kami rugi cukup banyak” jelas Elyana.

Selasa 22 maret 2022, Elyana bersama 9 pelaku usaha di kabupaten Kupang yang terdampak seroja mengikuti kegiatan Seri Workshop UMKM Adaptif untuk Meningkatkan kapasitas CSO dalam rangka mendorong lahirnya UMKM Tangguh yang diselenggarakan oleh Yayasan PIKUL lewat Proyek Komunitas Tangguh Iklim dan Bencana di Indonesia lewat Penguatan Petani Perempuan (ICDRC-YFF) bekerja sama dengan OXFAM dan atas dukungan dari Australian AID/DFAT – Kemensos RI.

Seri workshop ini menjadi ruang untuk memperoleh masukan dari pentaheliks dunia usaha dan juga momentum untuk memberikan masukan berupa saran, kritik,pertanyaan dan informasi mengenai peran UMKM di dalam penanggulanan bencana di Kabupaten Kupang.
Narasumber dalam workshop ini adalah bapak Norman Riwu Kaho membawakan materi pengantar fenomena cuaca ekstrim di NTT dan cara mengantisipasi dan dilanjutkan dengan peserta membuat rencana kerja usaha yang tangguh iklim.

Jois Ayal, perempuan pelaku UMKM pondok cucur gerhana Oesao mengaku setelah mengikuti workshop ini semakin mengetahui cara untuk mengakses informasi cuaca melalui aplikasi inarisk dan BMKG. Kemudian dengan membuat rencana kerja usaha yang lebih antisipatif pada fase pra, saat dan pasca bencana para pelaku UMKM semakin siap dan bisa berjaga-jaga.

Bertempat di rumah makan dapur wisata Oesao kegiatan ini dihadiri juga dari unsur pemerintahan BPBD Kab. Kupang, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kab. Kupang, UMKM RM Dapur Wisata, RM KARONA Cucur Oesao, RM Thel Cucur Naibonat, RM Gerhana Oesao, Meubel Barokah Oesao,Pabrik Tahu Naibonat,Pabrik Tahu Oeanak,Meubel Oeanak-Naibonat, Reparasi tas Sepatu Inafoa Kel Babau, SHEEP, Yayasan Alfa Omega Tarus, CIS Timor, Forum Peduli Kasih Desa Mata Air.***(Marno Lejap-PIKUL)

Lainnya: