Blog
Blog
Lainnya:

Dua Rezim Waktu dan Krisis Transisi Energi
Perubahan iklim adalah ancaman terbesar abad ini. Kita hidup di masa ketika cuaca ekstrem, krisis pangan, banjir berulang, dan kekeringan

Bencana yang Diproduksi Negara, Pelanggaran HAM dalam Banjir Sumatera
“Arus banjir kencang sekali, rumah hancur semua. Yang paling dibutuhkan sekarang makanan, air bersih, dan obat-obatan untuk bayi. Banyak anak

Buletin “Inisiatif” Seri I : Make the Invisible, Visible
Di tengah krisis berlapis yang melanda Indonesia Timur dari perubahan iklim, ketimpangan pembangunan, hingga bias kebijakan yang menjauh dari kebutuhan

Pidato Indonesia di COP 30: Sandiwara Hijau Tutupi Solusi Palsu, Agenda Perampasan Lahan, dan Pengabaian Keadilan
UNTUK SEGERA DISIARKAN Siaran Pers Aliansi Rakyat untuk Keadilan Iklim (ARUKI) Belem, Brazil (7 November 2025) – Hashim Djojohadikusumo, Utusan
Lainnya:

Dua Rezim Waktu dan Krisis Transisi Energi
Perubahan iklim adalah ancaman terbesar abad ini. Kita hidup di masa ketika cuaca ekstrem, krisis pangan, banjir berulang, dan kekeringan

Bencana yang Diproduksi Negara, Pelanggaran HAM dalam Banjir Sumatera
“Arus banjir kencang sekali, rumah hancur semua. Yang paling dibutuhkan sekarang makanan, air bersih, dan obat-obatan untuk bayi. Banyak anak

Buletin “Inisiatif” Seri I : Make the Invisible, Visible
Di tengah krisis berlapis yang melanda Indonesia Timur dari perubahan iklim, ketimpangan pembangunan, hingga bias kebijakan yang menjauh dari kebutuhan

Pidato Indonesia di COP 30: Sandiwara Hijau Tutupi Solusi Palsu, Agenda Perampasan Lahan, dan Pengabaian Keadilan
UNTUK SEGERA DISIARKAN Siaran Pers Aliansi Rakyat untuk Keadilan Iklim (ARUKI) Belem, Brazil (7 November 2025) – Hashim Djojohadikusumo, Utusan
